![]() |
| Pihak Pertamina dan instansi lainnya melakukan Sidak. |
ORATOR.ID - Sales Area Retail Aceh Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pada Jumat (25/9/2026), pada tiga titik, SPBU Kuta Alam, SPBU Simpang Jam, dan SPBU Lueng Bata.
“Pertamina mengapresiasi sinergi Pemerintah Aceh, APH, dan seluruh instansi yang terlibat dalam memperkuat pengawasan penyaluran BBM. Kolaborasi ini penting untuk memastikan distribusi energi berjalan dengan baik, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan,” Sales Area Manager Retail Aceh PT Pertamina Patra Niaga, Misbah Bukhori, melalui rilis, Rabu, (30/9/2026), sidak bersama Satgas Penertiban Pendistribusian BBM Bersubsidi, Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP), dan LPG 3 Kg Provinsi Aceh.
Pelaksana harian (Plh) Kepala Dinas ESDM Aceh sekaligus Ketua Tim Satgas Irwansyah mengatakan pengawasan dilakukan untuk memastikan BBM Bersubsidi dan JBKP tepat sasaran.
“Pengawasan kami tidak berhenti di titik penyaluran, tetapi juga menindaklanjuti indikasi penyimpangan di sepanjang mata rantai distribusi. Setiap indikasi tindak pidana kami koordinasikan dengan APH untuk diproses sesuai ketentuan,” ucap Irwansyah.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bidang Minyak dan Gas Bumi Dinas ESDM Aceh selaku Sekretaris Tim Satgas, Teuku Mukhlis menjelaskan bahwa temuan di lapangan menjadi bagian penting dalam proses pendalaman pengawasan penyaluran BBM.
“Ketika menemukan indikasi di lapangan, tim tidak berpuas diri hanya menindak di titik awal. Informasi tersebut kami kembangkan dan koordinasikan lintas instansi untuk menelusuri mata rantai penyimpangan. Ini membuktikan bahwa pengawasan terpadu dan respons cepat antarlembaga sangat penting dalam menjaga penyaluran BBM tetap tepat sasaran,” tutup Teuku Mukhlis. (OID)
