arrow_upward

Pertamina Optimalkan Operasional Terminal BBM dan SPBU 24 Jam di Sumatera Utara

Kamis, 16 Juli 2026 : 5:20 PM

Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan operasional untuk memperkuat distribusi BBM di Sumatera Utara.


ORATOR.ID - Direktur Optimasi Hilir & Distribusi Pertamina Patra Niaga Hari Purnomo mengatakan Integrated Terminal Medan Group beroperasi selama 24 jam.  Upaya ini untuk memperkuat percepatan normalisasi distribusi BBM di wilayah Sumatera Utara. 


"Serta mengoptimalkan operasional Fuel Terminal Pematang Siantar, Fuel Terminal Kisaran, dan Integrated Terminal Lhokseumawe yang juga beroperasi selama 24 jam untuk mendukung percepatan penyaluran BBM ke SPBU di wilayah Sumatera Utara," kata Hari, via siaran pers Pertamina Patra Niaga Sumbagut, Kamis, (16/7/2026).


Ia melanjutkan, sejumlah SPBU di wilayah terdampak Kota Medan dioperasikan selama 24 jam agar masyarakat tetap dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah. Selain itu, stok BBM di Integrated Terminal Medan Group berada dalam kondisi aman. 


"Pertamina Patra Niaga telah menambah armada melalui skema spot charter sebanyak 30 unit mobil tangki yang difokuskan untuk mempercepat penyaluran BBM ke SPBU, untuk meningkatkan kapasitas distribusi," ucap Hari.


Ia menyampaikan tidak terdapat aksi mogok kerja Awak Mobil Tangki (AMT). Pertamina Patra Niaga berkomitmen menjaga keandalan distribusi BBM dengan memastikan seluruh proses operasional berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.


“Apabila terdapat personel yang terbukti tidak menjalankan prosedur operasional sesuai ketentuan, perusahaan akan mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku. Kami tidak memberikan toleransi terhadap setiap pelanggaran yang dapat mengganggu keandalan distribusi maupun pelayanan kepada masyarakat. 


Penguatan Awak Mobil Tangki (AMT) oleh Elnusa Petrofin selaku mitra transportasi terus diperkuat melalui kerja sama dengan Bekang TNI guna mendukung kelancaran operasional distribusi.


“Kami memastikan seluruh infrastruktur distribusi di wilayah Sumatera Utara bekerja secara maksimal. Operasional terminal selama 24 jam, penambahan armada mobil tangki, penguatan personel Awak Mobil Tangki, hingga pengoperasian SPBU selama 24 jam merupakan langkah percepatan yang kami lakukan agar distribusi BBM dapat kembali normal secepat mungkin," pungkasnya. (OID)