arrow_upward

Universitas Pertamina Gelar Diskusi Kupas Kunci Sukses Monetisasi Bisnis

Selasa, 16 Juni 2026 : 8:16 AM

Universitas Pertamina saat menggelar diskusi edukatif, The Digital Native: Mastering Hype, Creativepreneurship, and Business Execution, Selasa (9/6/2026). 






ORATOR.ID - Pejabat sementara (Pjs) Rektor Universitas Pertamina (UPER) Prof. Djoko Triyono mengatakan kampusnya menghadirkan fasilitas Inkubasi Bisnis, sebagai ruang pendampingan agar ide-ide inovatif mahasiswa tidak berhenti pada konsep. 


"Tapi, juga dapat diuji, divalidasi pasar, dan berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan," kata Djoko, via siaran pers Humas UPER, Jumat, (12/6/2026). 


Ia melanjutkan, hingga 2025 Inkubasi Bisnis UPER telah mendampingi  sebanyak 62 tim dengan total pendanaan mencapai 180 juta.


"Kami sangat komitmen dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang mendukung lahirnya creativepreneur muda," ucap Djoko.


Universitas Pertamina menggelar diskusi edukatif, The Digital Native: Mastering Hype, Creativepreneurship, and Business Execution, Selasa (9/6/2026). 


“Wawasan dari para praktisi pada kegiatan ini sejalan dengan komitmen Universitas Pertamina dalam mencetak lulusan yang adaptif dan mampu menciptakan peluang," sebutnya. 


Sementara itu, Kreator Konten Raditya Dika mengatakan generasi muda memiliki segudang ide cemerlang, tetapi belum mampu memaksimalkan perputaran uang (monetisasi) dari hobi mereka. 


"Hal ini karena tidak adanya market match, yaitu kesesuaian antara produk yang diciptakan dengan apa yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat," ucapnya, saat diskusi itu. 


Pebisnis Rizky Arief mengatakan pada era digital ini dituntut untuk bisa menghidupkan imajinasi yang relevan terhadap masyarakat. Tanpa disadari, passion kerap bermula dari keresahan masyarakat yang terus berulang


"Tugas kita adalah meriset dan menemukan pasar yang benar-benar membutuhkan solusi dari kita. Imajinasi dan cerita inilah yang nantinya menjadi magnet utama bagi calon pembeli,” pungkas Rizky. (OID)