Mahasiswa UPER tergabung dalam Tim Crystal ini beranggotakan Dimas Agim Jamiat, Fikri Andika Ramadani, dan Fasha Al Ihsan meraih juara pertama pada ajang Civil National Expo (CNE) 2026.
ORATOR.ID - Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil Universitas Pertamina (UPER) merancang sebuah metode konstruksi mutakhir berbasis Augmented Reality (AR) terintegrasi secara cerdas dengan Building Information Modeling (BIM) 5D.
"Teknologi ini membantu memastikan pekerjaan di lapangan tetap sesuai dengan desain sejak awal sehingga risiko kesalahan dan pekerjaan ulang dapat ditekan," kata Dimas, via rilis Humas UPER, Selasa, (30/6/2026).
Dosen Teknik Sipil Universitas Pertamina sekaligus pembimbing Tim Crystal Vani Arliani mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari penerapan metode Project-Based Learning (PBL) yang mendorong mahasiswa mengembangkan solusi atas permasalahan nyata di industri konstruksi.
"Melalui pendekatan berbasis proyek, mahasiswa didorong untuk mengeksplorasi teknologi konstruksi terkini sehingga mampu menghasilkan inovasi yang aplikatif, efisien, dan relevan dengan perkembangan dunia konstruksi," sebut Vani.
Sementara itu, Pejabat sementara (Pjs) Rektor Universitas Pertamina, Prof. Djoko Triyono mengatakan Transformasi digital telah mengubah berbagai sektor, termasuk industri konstruksi.
"Kami terus mengembangkan kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi agar mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga mampu menghasilkan inovasi yang memberikan solusi nyata bagi masyarakat dan dunia industri," tutup Djoko.
Berkat inovasi itu, mahasiswa UPER tergabung dalam Tim Crystal ini beranggotakan Dimas Agim Jamiat, Fikri Andika Ramadani, dan Fasha Al Ihsan meraih juara pertama pada ajang Civil National Expo (CNE) 2026. (OID)