| Anggota DPR RI Komisi V Zigo Rolanda (tengah), saat kegiatan. |
ORATOR.ID - Anggota DPR RI Komisi V Zigo Rolanda mengatakan 165 petugas penjaga perlintasan sebidang kereta api di Sumatera Barat kembali bertugas.
"Ini langkah konkret untuk memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga,” kata Zigo, melalui rilis yang diterima, Selasa (5/5/2026).
Zigo menyebutkan keberadaan, petugas penjaga perlintasan kereta api di lapangan sangat penting untuk mencegah potensi kecelakaan.
"Kehadiran mereka [petugas] di perlintasan sangat krusial. Kami tidak ingin ada celah dalam aspek keselamatan," sebut Zigo, menyampaikan itu usai rapat pembahasan penjagaan perlintasan sebidang bersama pemangku kepentingan, termasuk Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia, Selasa (5/5/2026).
Ia menyebutkan, seluruh titik dari total 286 perlintasan sebidang di Sumbar harus menjadi perhatian bersama.
"Perlintasan yang tidak terdaftar harus diidentifikasi dan ditutup permanen. Kami sepakat tidak ada lagi pembukaan perlintasan baru," tutur Zigo.
Ia mengakhiri, pada pertemuan itu disepakati pembiayaan petugas ditanggung pemerintah pusat hingga Desember 2026.
"Pembiayaan petugas pada 2027 akan diambil alih pemerintah daerah. Artinya, tidak ada kekosongan penjagaan ke depan,” pungkas Zigo. (OID)