| Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh (tengah), saat kunjungan kerja ke Kabupaten Malang, Selasa, (21/4/2026), |
ORATOR.ID - Anggota Komisi IV DPR RI Rahmat Saleh mengatakan penguatan sektor hulu sangat penting, sebagai kunci utama mencapai target swasembada bawang putih nasional pada 2029.
"Kami berharap tahun 2029, sesuai arahan Presiden Prabowo, bisa swasembada bawang putih. Salah satu titik pentingnya ada di sektor hulu, yaitu bibit," kata Rahmat, saat kunjungan kerja Komisi IV DPR RI ke Kabupaten Malang, Jawa Timur, Selasa (21/4/2026).
Ia menyampaikan, petani dalam negeri saat ini hanya mampu menghasilkan sekitar 4.000 ton bawang putih per tahun, padahal kebutuhan nasional mencapai 700.000 ton per tahun.
"Ketergantungan Indonesia terhadap bawang putih luar negeri masih berada di level yang sangat tinggi. Sekarang kita masih impor 90 persen, baru 10 persen kita mandiri," ucap Rahmat.
Komisi IV juga menerima berbagai keluhan terkait ketersediaan pupuk, ketiadaan alat pertanian yang memadai, hingga ketidakpastian harga saat masa panen tiba.
Rahmat secara khusus meminta Kabupaten Malang untuk menjadi salah satu daerah penyokong utama dalam menyuplai kebutuhan bibit nasional.
Rahmat pun memberikan catatan kritis mengenai realisasi subsidi yang masih minim.
"Dari target pengembangan lahan seluas 100.000 hektar secara nasional, baru sekitar 2.500 hektar yang bisa kita subsidi bibitnya," pungkasnya. (OID)