arrow_upward

Pertamina Sumbagut: Takaran SPBU dan Pangkalan LPG di Banda Aceh sesuai Aturan

Kamis, 26 Februari 2026 : 7:44 PM

Pertamina Patra Niaga Sumbagut melakukan pengecekan terhadap takaran LPG 3 Kg di Banda Aceh.


ORATOR.ID -  PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melakukan pengawasan terhadap SPBU dan pangkalan LPG di Kota Banda Aceh.


SPBU yang dilakukan pengawasan   bersama UPTD Metrologi Legal Pemerintah Kota Banda Aceh adalah SPBU 13.232.413 Lhong Raya dan SPBU 14.232.485 Simpang Jam. 


Sementara itu pengawasan terhadap pangkalan LPG adalah  Pangkalan LPG 3 Kg Beusarie Niaga di Suka Ramai, Baiturrahman dan Pangkalan LPG 3 Kg Berkat Alam Jaya di Lhong Cut, Banda Raya.


“Kami memastikan setiap liter BBM dan setiap tabung LPG yang diterima masyarakat sesuai standar mutu dan takaran yang ditetapkan," kata Sales Area Manager Aceh Misbah Bukhori, melalui siaran pers Kamis, (26/2/2026).


Ia melanjutkan, Pertamina terus melakukan monitoring rutin untuk memastikan kualitas dan kuantitas produk tetap terjaga.


"Pengawasan kami tingkatkan pada Ramadan dan Idulfitri, agar distribusi tetap lancar dan masyarakat dapat beribadah dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap pasokan energi,” sebut Misbah.


Sementara itu, Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan sinergi dengan pemerintah daerah dan instansi metrologi merupakan bentuk transparansi dan komitmen perlindungan konsumen.


“Pengawasan bersama ini menjadi upaya nyata dalam memastikan pelayanan yang andal dan terpercaya.Pertamina berkomitmen menjaga kualitas, kuantitas, serta ketersediaan energi bagi masyarakat," ujarnya.


Kepala UPTD Metrologi Legal Kota Banda Aceh Fikri seluruh alat ukur dan takaran BBM dalam kondisi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


"Seluruh SPBU yang diperiksa dinyatakan telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dari Kementerian Perdagangan,” tuturnya.


Ia menambahkan hasil pemeriksaan di pangkalan LPG 3 kilogram, ukuran takaran dan timbangan juga dinyatakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


“Berat tabung kosong berada pada kisaran standar sekitar 5 kilogram, sedangkan dalam kondisi terisi berada di kisaran 8 kilogram dengan tetap memperhatikan batas toleransi yang diperbolehkan sesuai regulasi," sebutnya. 


"Pendistribusian LPG 3 kilogram di wilayah Banda Aceh dan sekitarnya selama ini berjalan dengan baik dan dinilai memuaskan, baik dari sisi kuota maupun harga yang ditetapkan sebesar Rp18.000 per tabung,” tambahnya.


Ia mengakhiri, berdasarkan hasil sidak di sejumlah SPBU dan pangkalan LPG, kondisi stok di wilayah Banda Aceh dan sekitarnya masih berada dalam kategori relatif aman.


“Kami berharap ketersediaan ini dapat terus terjaga hingga Idulfitri dan tetap stabil dalam periode selanjutnya,” pungkasnya. (OID)