ORATOR.ID - Fuel Terminal Medan Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menggelar sosialisasi pengamanan Objek Vital Nasional (Obvitnas) dan keselamatan di sekitar jalur pipa Bahan Bakar Minyak (BBM), di Aula Kantor Camat Medan Belawan, Kamis (5/2/2026).
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan pengamanan objek vital nasional memerlukan peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat.
“Pengamanan objek vital nasional tidak hanya menjadi tanggung jawab perusahaan dan aparat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat," kata
Fahrougi.
Ia menambahkan bahwa keterbukaan informasi dan jalur komunikasi yang cepat menjadi kunci dalam menjaga keandalan distribusi energi.
“Kami mendorong masyarakat untuk tidak ragu melapor melalui saluran resmi yang telah disediakan," ucapnya.
Sinergi antara Pertamina, aparat keamanan, pemerintah daerah, dan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menjaga keselamatan lingkungan serta keberlanjutan penyaluran energi bagi masyarakat luas.
"Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan masyarakat memahami potensi risiko di sekitar jalur pipa BBM sekaligus mengetahui langkah yang perlu dilakukan apabila menemukan indikasi gangguan maupun kondisi darurat,” sebutnya.
Ia menegaskan pengamanan jalur pipa dan objek vital nasional merupakan bagian penting dalam menjaga ketahanan energi di wilayah Sumatera Bagian Utara.
Keandalan distribusi energi tidak hanya ditentukan oleh kesiapan infrastruktur, tetapi juga oleh dukungan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Fuel Terminal Medan merupakan salah satu simpul distribusi energi strategis di wilayah Sumbagut," ulasnya.
Oleh karena itu, sambung Fahrougi, Pertamina Patra Niaga terus memperkuat langkah preventif melalui sosialisasi kepada masyarakat, patroli pengamanan terpadu bersama aparat, serta peningkatan koordinasi lintas sektor.
"Upaya ini dilakukan agar penyaluran energi kepada masyarakat dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan berkelanjutan,” tutup Fahrougi.
Sementara itu, Pjs Fuel Terminal Manager Medan Ricky Haryanto mengatakab pentingnya sinergi antara perusahaan dan masyarakat sekitar.
Ia menjelaskan bahwa Fuel Terminal Medan merupakan unit operasi vital yang berperan dalam mendukung distribusi energi bagi wilayah Sumatera Utara dan sebagian Aceh.
“Keberadaan objek vital nasional ini menyangkut hajat hidup orang banyak. Dukungan masyarakat sekitar sangat dibutuhkan untuk menjaga keamanan jalur pipa agar distribusi energi tetap lancar serta keselamatan lingkungan bersama dapat terjaga,” ujar Ricky. (OID)