| Kepala BI Sumbar Mohamad Abdul Majid Ikram saat Dialog Ekonomi, Senin, (19/1/2026). |
ORATOR.ID - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumbar memperkirakan pertumbuhan ekonomi di provinsi itu berkisar 4 persen pada 2026.
"Tahun ini [2026] diprakirakan [pertumbuhan ekonomi] meningkat pada rentang 3,8-4,6 persen (tahun ke tahun)," kata Kepala BI Provinsi Sumbar Mohomad Abdul Majid Ikram, saat Dialog Ekonomi Peluang dan Tantangan Ekonomi Sumbar 2026, di aula kantor setempat, Senin, (19/1/2026).
Ia menyampaikan pertumbuhan ekonomi itu meningkat karena menguatnya permintaan domestik.
"Serta peningkatan investasi sejalan dengan pembangunan Flyover Sitinjau Lauik," ucap Majid.
Ia menyampaikan, potensi peningkatakan ekonomi Sumbar adalah peningkatan konsumsi rumah tangga.
"Salah satunya didorong oleh kenaikan UMP 2026 serta kebijakan insentif PPh 21," pungkas Majid. (OID)