arrow_upward

Pertamina Sumbagut Nyatakan Penyaluran Energi Terkendali Selama Nataru

Kamis, 15 Januari 2026 : 8:39 PM

Petugas Pertamina sedang menyiapkan LPG. Pertamina Patra Niaga Sumbagut memastikan distribusi BBM dan LPG terkendali selama Nataru 2025/2026. ISTIMEWA



ORATOR.ID - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyatakan penyaluran BBM dan LPG di wilayah itu secara umum berjalan aman dan terkendali selama pelaksanaan Satgas Nataru (Natal 2025 dan Tahun Baru 2026). 


Realisasi secara regional, penyaluran BBM Gasoline meningkat sekitar 1,1 persen, sementara penyaluran Avtur meningkat hingga 17 persen dibandingkan rerata normal. Peningkatan ini seiring meningkatnya aktivitas transportasi darat dan udara. 


Sementara itu, dari sisi ketahanan stok, hingga pertengahan Januari 2026 kondisi BBM dan LPG di Sumbagut dalam status aman dengan coverage days berkisar antara 6,2 hingga 36 hari.


Konsumsi energi selama Satgas menunjukkan variasi pada masing-masing provinsi. 


Provinsi Riau mencatat peningkatan konsumsi Gasoline paling menonjol di wilayah Sumbagut, yakni sekitar 5,8 persen, sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat selama periode libur. 


Konsumsi LPG di provinsi ini juga menunjukkan tren positif dengan kenaikan sekitar 1,9 persen.


Konsumsi Gasoline di Provinsi Sumatera Utara meningkat sekitar 1,2 persen, disertai kenaikan konsumsi LPG sekitar 2,2 persen, yang menjadi peningkatan LPG tertinggi di  Sumbagut.


Kenaikan ini mencerminkan aktivitas rumah tangga dan pergerakan masyarakat yang tetap tinggi selama masa libur Natal dan Tahun Baru.


Sementara itu, di Kepulauan Riau, konsumsi Gasoline menunjukkan pertumbuhan sekitar 2,0 persen dengan distribusi LPG yang relatif stabil dan terkendali, didukung oleh penguatan distribusi energi di wilayah kepulauan.


Distribusi BBM dan LPG di Provinsi Sumatera Barat selama pelaksanaan Satgas Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 tetap berjalan stabil dan terkendali. 


Berdasarkan hasil evaluasi konsumsi Gasoline di Sumatera Barat meningkat sekitar 0,2 persen, sementara konsumsi LPG naik sekitar 1,2 persen dibandingkan rerata normal. 


Kondisi ini menunjukkan kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi di tengah libur akhir tahun. 


Pertamina Patra Niaga Sumbagut juga memastikan kelancaran distribusi energi di Sumatera Barat meskipun  tantangan kebencanaan di sejumlah wilayah, melalui penguatan pengawasan dan koordinasi dengan pemangku kepentingan setempat.


Di Provinsi Aceh, konsumsi energi menunjukkan dinamika yang lebih terkendali. 


Konsumsi Gasoline relatif stabil, sementara konsumsi LPG tercatat sekitar -7,6 persen, sejalan dengan kondisi kebencanaan dan pengendalian distribusi di wilayah terdampak. 


Meski demikian, pasokan energi bagi masyarakat tetap terjaga dan layanan publik dapat terus berjalan.


Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sunardi menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pemangku kepentingan selama pelaksanaan Satgas.


“Berakhirnya Satgas Nataru  2025/2026 merupakan hasil sinergi yang solid antara Pertamina, pemerintah daerah, aparat, serta seluruh mitra kerja," kata Sunardi, melalui siaran pers, Kamis, (15/1/2026) sore.


"Secara keseluruhan pasokan BBM dan LPG di wilayah Sumbagut dapat kami jaga tetap aman dan andal," tambah Sunardi.


Sementara itu, Group Head Operation Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Basuki Santoso mengatakan pasca penutupan Satgas, pengawasan distribusi tetap kami lanjutkan dalam pola operasi normal. 


"Evaluasi selama Satgas menjadi bekal penting untuk menjaga keandalan penyaluran BBM dan LPG, termasuk dalam menghadapi dinamika konsumsi dan kondisi cuaca ke depan,” ucap Basuki.


Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen menjaga keandalan pasokan dan kualitas layanan energi.


Serta memastikan energi tetap mengalir untuk masyarakat di seluruh wilayah kerjanya, seiring berakhirnya Satgas Nataru 2025/2026, sejak 13 November 2025 hingga 11 Januari 2026. (OID)