arrow_upward

Inflasi Sumbar 3,93 Persen Diluar Perkiraan Bank Indonesia

Jumat, 05 April 2024 : 9:37 AM

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar, Endang Kurnia Saputra, menyampaikan keterangan kepada wartawan, Selasa, (2/4) malam. ORATOR.ID


ORATOR.ID - Inflasi Provinsi Sumbar pada Maret 2024 mencapai angka 3,93 persen. Angka tersebut ternyata tidak sesuai perkiraan dari Bank Indonesia.

"Tidak sesuai (inflasi) dengan perkiraan Bank Indonesia. Target  maksimum kita 3,5 persen. Tapi sekarang untuk bulan Maret inflasi kita lebih tinggi dari target, 3,93 persen," kata Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Sumbar, Endang Kurnia Saputra, Selasa, (2/4). 


Ia melanjutkan, inflasi tersebut merupakan lampu merah terhadap Provinsi Sumbar, supaya mampu mengendalikan inflasi tersebut. 


"Saya yakin kedepannya ini memicu TPID Sumbar untuk bekerja lebih keras lagi, karena kita (Sumbar) sekarang tertinggi di Sumatera," sebut Adang, sapaan akrab Endang. 


Ia mengakhiri, salah satu pemicu inflasi di provinsi itu adalah tingginya ongkos angkutan udara, hingga dua bulan setelah Ramadan.


"Paling tidak (inflasi) turun dulu, (dari) 3,9 persen menjadi 3,7 persen, masih ada range (jarak) kita mengendalikannya," pungkasnya. (OID)